Tontonan malam tadi, Seri ke-6 Grand Prix F1 Tahun 2011, mengingatkan kejadian 3 bulan lalu ketika mengunjungi Monaco. Saat itu, bersama dua kolega UGM yang tengah posdok di Polito (Politecnico di Torino) memanfaatkan hari libur untuk mengunjungi salah satu “micro-state” (negara dengan luasan kecil atau penduduk yang juga sedikit) ini, mampir dari mengunjungi Kota San Remo, kota kecil di barat Italia yang secara tahunan menyelenggarakan festival musik. Perjalanan ke Monaco sendiri bisa ditempuh dalam waktu 3 jam dari Turin. Sebuah perjalanan darat yang umum, dalam hitungan jam, antara kota2 beda negara di Eropa. Sesampai di sana, tujuan utamanya adalah membuktikan lokasi Sirkuit Monte Carlo yang tiap tahunnya jadi ajang balap kendaraan Formula-1. Tanpa persiapan data yang jelas, kami bertiga masih berasumsi bahwa di tengah kota Monaco ada sirkuit khusus yang biasa dipakai balapan F-1 itu.
Ternyata berbeda dengan banyangan semula, sirkuit Monte Carlo ternyata memang benar2 bagian dari kota atau negara Monaco itu sendiri. Ia bukan berupa sirkuit khusus yang dibangun untuk balapan ini. Tetapi menggunakan jalan-jalan di pusat kota. Pantas lah beberapa orang yang ditanya pun (sama2 pendatang) tidak paham atas hal ini. Ada seorang kolega wisatawan yang berpapasan di dekat lokasi Istana Monaco menjelaskan bahwa Sirkuit Monte Carlo itu adalah sirkuit yang ada di bawah sana. Sekitar akhir bulan Mei, selama seminggu sebelumnya, penyelenggara akan mulai menyulap bagian pusat kota itu menjadi sebuah fasilitas balapan kelas satu. Ini sebenarnya juga terjadi di Valencia Street Circuit di Valencia, Spanyol dan Marina Bay Circuit di Singapura. Dari beberapa list yang ada, tampaknya Monaco, Valencia, dan Singapura lah yang benar2 memanfaatkan lajur jalan tengah kotanya. Sementara Albert Park di Australia ada di kawasan khusus, sementara di Yas Marina, Abu Dhabi, meskipun tergolong road circuit tapi juga hanya bisa diakses terbatas sehari-harinya.
Gambaran kelayakan sebuah kota memanfaatkan ruangnya untuk even2 khusus ini menghidupkan kembali konsep atau ide bagaimana sebuah kota bisa berperan sebagai area multi fungsi berskala besar. Untuk kasus balapan F-1 ini saja, ruang kota yang terpakai sangat lah luas, panjang treknya bervariasi dari 3-6 km. Banyak aspek massal, baik manajemen maupun teknis di lapangan yang harus diperhitungkan memang, tetapi tampak ganjarannya adalah keuntungan bagi pemasukan kota yang begitu besar pula. Misalnya saja, Singapura sendiri menyelenggarakan perhelatan ini di malam hari, sehingga bisa dihitung bagaimana mereka harus mempersiapkan pencahayaan khusus di trek yang akan dilalui mobil2 jet itu. Tapi bisa dibayangkan pula, berapa wisatawan yang akan datang hanya untuk menyaksikan balapan atau sekedar meramaikan ajang balapan yang hanya ditempuh tak lebih dari 3 jam ini, baik saat babak kualifikasi sampai balapan intinya. Bahkan, mungkin saja seremoninya sudah dimulai satu tahun sebelumnya. “Sport tourism” memang menjadi even yang menggoda di samping “cultural tourism” yang memang sudah biasa di tengah kota.
“Menjual kota” (place selling?) dengan cara2 seperti ini, dengan penyelenggaraan even rutin atau insidental, telah banyak ditulis oleh banyak artikel dan buku. Intinya, even2 ini dipandang cukup signifikan dalam mendongkrak (boosting) perekomonian kota, terutama melalui kedatangan turis, tinggalan fasilitas2 yang bisa dialihfungsikan, atau angka panjangnya bisa sebagai alasan pembangunan infrastruktur. Tentu saja, kehati-hatian dalam memilih strategi pengembangannya maupun skema pembiayaan projek2 terkaitnya juga banyak diwanti-wanti. Hinch dan Higham (2004) menggarisbawahi perlunya kehati-hatian lain lagi dalam mengemas even ini, baik dari aspek orisinalitas (keotentikan) maupun dari aspek komodifikasi (bentuk transformasi dari hubungan yang pertamanya terbebas dari hal2 yang bersifat komersial menjadi hubungan yang bersifat komersial). Apa pun itu, tampaknya menarik juga untuk meriset ide ini, terutama mungkin bisa dikaitkan dengan semangat merevitalisasi pusat kota dengan even2 khusus ini. Voila, there is it!